Hanif 4 Tahun dalam Masa Resonasi🪷🪻

22 Februari 2026, Masjid Al-Bakrie


Hari ini, aku bergambar kebahagiaan dengan anakku. Ia melari-lari dalam kesenangan karena kubawa ia pergi melintasi tempat ramai. Ia membawa tawa mengikuti dibelakangnya seperti ekor.
( Hanif melintasi gundukan tantangan)

Ada celoteh yang menarik dalam perjalanan. Semisal, " Hanif mau yang ada perosotannya. Mau maen sepuasanya" Maka aku berfikir untuk membawa ia ke tempat ini. Hal pertama saat ia menginjakkan kaki disana ialah Hanif mencoba perosotan. Lama dan berulamg-ulang. Alangkah indah kamu turun dan terukir dengan senyum yang dipahat oleh Ayah.
Kaki langkah kecil yang masih belum lebar-lebar menyeruak dengan banyak tawa. Aku mengikuti irama tawa dan langkahnya
Hingga siang menjelang Dzuhur tenaga diriku telah terkuras.Bola mataku tidak berhenti memperhatikan. Aku dan Hanif merasakan keseruan dalam beberapa Permainan. Siang sebelum Dzuhur aku mengajak ia pulang. Ia terlihat sedih. Apalagi, aku tak bisa menemani ia bermain jadi ia mengajak aku " ayah, ayo main juga.   . .!" Begitu katanya. Tapi aku katakan, bahwa tubuhku besar dan tak boleh naik. Ia sedih dan terdiam. Melanjutkan larinya. Semoga kepulangan kami bisa membawa ia kesini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fanny Wants To Be A Daisy Flowers ( Bagian Pertama )

🌲 16.00.🌲

"Suryakanta, Temukan Kehangatan Seperti Matahari Terbenam yang Memeluk Bumi". ( Ricky Prabowo)