🌱 13 November 2025🌾 Dalam jejek langkah dan waktu yang tercetak dalam selembar kertas. Aku memasukan diriku dalam pintu pintu yang tercucur keringat. Dalam sore menjelang malam aku melangkah untuk kembali. Sebuah rumah dan wajah wajah "Pengingat Pulang". Senyum, mata terbuka terpancar kebahagiaan dalam sorot lampu yang redup. Elegi rasa tadi pagi bermuara pada Euforia yang tak tergantikan. Istri dan anakku yang terukir dalam sanubari yang tak tertulis dalam prasasti. Waktu yang lama melewati musim-musim berganti. Daun yang gugur, rindu yang memuncak, hari,bulan, bahkan tahun berganti yang telah dapat diberi nikmat yang sesungguhnya. Hingga hari ini, aku bersyukur. Pun meski masih "dilumuri lumpur, tersiram air, terciprat minyak wangi". Kaki yang bertulang kuat, pundak yang tegak, dada yang busung dengan percaya diri berjalan. Matahari ☀️ telah coba menyinari dengan do'a bagi yang berniat Karena Allah. Jangan lup...