Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Sebiru Hari Rabu

Gambar
Sejak tadi aku gusar. Aku merasa tak dapat menahan keinginanku untuk moment sederhana. Selepas aku kehilangan semua memory, aku berkeinginan dengan mengabadikan moment diriku. Diriku yang merangkak maju kembali.   Salah satu foto yang sempat ku ambil. Wah sangat menyenangkan. Semoga Foto ini dapat membawa impian dan keindahan untuk kenanangan.🍃. Untuk sebuah nama yang tak dapat kutulis dan kuucap sepercaya diriku kembali. Untuk nama yang telah membesar dan merindu. Ricky Prabowo, aku merindukan semua hal tentang kamu☘️

☘️ Serba-serbi Diriku dalam Ramadhan 1446H/2025 M

Gambar
Hallo, Ini adalah beberapa foto yang aku bagikan dalam moment-moment berbeda. Saya dan Hanif anak pertama saat ini🍃 Saya memberi pelajaran PJOK🌹 Saya Siap menyambut Ramadhan 1446 H/2025 M.🌿 Taman Edukasi Jati Agro, Proye kelas 2🌼 Nah, itu dia beberapa moment menyambut Ramadhan. Perjalanan Ramadhan akan selalu terkenang. InsyAllah Daily Activities akan kubuat 30 Days.

Setelah Cukur✨️

Gambar
Kemarin malam aku cukur rambut, aku telah lama tidak cukur karena tidak ingin kantong menipis. Tapi, setelah di timbang, diamati dan diperhatikan kok makin kusut. Jadinya aku cukur tadi malam. Wah , kelihatan seperti lebih muda. Mungkin karena jiwa ku masih muda🌹 Foto Pertama Sebelum Aku Cukur,, 😁 Foto Kedua Setelah Aku Cukur🥰 Terkait hal ini, tentunya sebagai manusia memang harus pandai-pandai merawat diri. MESKIPUN, tipis-tipis.🙂

🌹Fanny Puspitarini, Si Sendu Menawan( Sebuah Kenang-kenangan) 🌬🌼☁️Awan Cumulonimbus☁️🌼

Gambar
🌹Fanny Puspitarini, Si Sendu Menawan ( Sebuah Kenang-Kenangan) 🌬 🌼☁️Awan Cumulonimbus☁️🌼 Beberapa hari belakangan kotaku terserang dingin yang amat sangat. Aku yang terbiasa dengan dinginnya iklim di desa kecil terasa sangat menggigil. Kipas angin yang biasa aku nyalakan sekarang tertunduk tanpa suara. Selimut yang tertidur sendirian di lemari segera kubangunkan. "Angin sendu yang terbawa dari langit dingin menusuk-nusuk kulit. Mengantar sang surya ke peraduan. Lembayung sutra berpendar di antara cumulus yang meredup" "Sepertinya nanti hujan" ujarku. Awan hitam mengantung di langit berwarna pekat. Berat. Seperti akan menumpahkan semua beban ke dataran yang telah dingin dan berbukit-bukit yang hijau pohon. " itu awan Cumulonimbus yang artinya awan hujan" terang Fanny yang menunjukan jari telunjuknya Ku lihat awan diatas lekat-lekat. Kian lama awan kian berat. Mungkin tak lama lagi akan turun hujan. Aku tak sabar berfoya-foya dengan air...