BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

            Tumbuhan Tebu salah satu jenis tumbuhan yang mengeluarkan gula. Tumbuhan tebu banyak hidup berlimpah di Negara kita yang pastinya sangat tepat dengan tipe cuaca tropis. Khusus area di Negara kita seperti pada daratan Jawa dan Sumatera tumbuhan tebu banyak dibudidayakan. Pemanfaatan tanaman batang tebu tersebut ramai digunakan untuk cara pembuatan gula di pabrik gula. Bukan hanya batang tebu, daun tebu yang telah kering juga ramai dipakai untuk kebutuhan sendiri dan sebagai bahan bakar ketika memasak supaya lebih ekonomis.
            Pendayagunaan batang tebu bukan hanya untuk diolah gula saja, hasil air perasan batang tebu ramai digunakan untuk sajian yang menyehatkan yaitu es tebu. Es tebu digunakan sebagai minuman penghilang dahaga yang memiliki rasa manis natural dan sangat menyehatkan. Minuman es tebu tersebut pasti sudah dikenal ramai orang sejak dahulu, akan tetapi untuk sekarang ini minuman tebu telah menjadi trend di kalangan masyarakat. Beralihnya selera masyarakat terhadap minuman yang menyegarkan dengan ramuan yang natural, menjadikan minuman ini tebu sangat diminati dan dikenal masyarakat Bandar Lampung secara luas.
            Dalam suatu pemasaran banyak sekali berbagai bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal.
Dalam kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani dan juga pasti perlu memiliki
gizi yang sehat dan bermanfaat buat tubuh. Makanan dan minuman adalah salah satu yang dibutuhkan oleh manusia untuk mengisi energi, jenis makanan dan minuman sangat bervariasi.
            Dalam hal ini saya membuat Bisnis Planning dalam bidang olahan minuman yang berjenis “ Es tebu Kyoto”. Es tebu adalah pengolahan minuman yang diolaha dari tanaman tebu yang dapat menghasilkan gula dan air yang manis. Es tebu biasanya dihidangkan dengan penyajian yang sederhana tanpa kreativitas.



BAB II
PEMBAHASAN

B. PRODUK
Minuman yang disediakan mulai dari minuman ringan seperti keripik sayuran, kacang-kacangan sampai dengan makanan berat seperti sandwitch, mie yang terbuat dari umbi-umbian seperti ketela, dan menu-menu makanan lainnya yang bahan utamanya diutamakan adalah Tebu dan buah-buahan. Minuman  dan makanan penutup yang disediakan yaitu jus buah, es buah, es puding, puding, cake, dan lain-lain.
Bahan-bahan yang digunakan dalam makanan dan minuman yang dijual menggunakan bahan-bahan alami. Selain itu penggunaan gula pada minuman terdiri dari dua pilihan gula tebu, gula biasa atau gula rendah kalori, begitu juga dengan penggunaan sirup dapat dipilih yang rendah kalori atau bukan.Produk dapat dipesan untuk dimakan di tempat ataupun di bawa pulang. Pemesanan produk untuk dibawa pulang dan makan di tempat dilakukan di tempat yang berbeda sehingga mendapat prioritas yang sama dan diharapkan dapat memenuhi pesanan pelanggan secepatnya.
         
Sedangkan produk utama yaitu produk jenis es tebu ini terkait dalam bidang minuman olahan, produk ini dibuat denga 3 macam, yaitu :
1. Es Tebu Kyoto apel
2. Es TebU Kyoto Alvukat
3. Es Tebu Kyoto Murni
                          

C. TUJUAN DAN MANFAAT

Tujuan usaha ‘Es Tebu Kyoto’ yaitu :
  1. Mensosialisasikan hidup sehat dengan minuman olahan bergizi berbahan tebu dengan campuran buah lainnya.
  2. Menyajikan menu minuman baru yang sehat dan bergizi
  3. Menyajikan menu tebu dan buah dengan tata cara penyajian yang menarik, enak, dan sehat  baik berupa minuman olahan.
  4. Menarik minat bagi orang yang kurang menyukai minuman olahan berbahan tanaman.
Manfaat usaha ‘Es Tebu Kyoto’ yaitu :
  1. Masyarakat hidup sehat dengan cara minuman olahan bergizi
  2. Menu minuman olahan baru yang sehat dan bergizi  bagi vegetarian
  1. Memberikan menu alternatif untuk menikmati Tebu dan buah dengan tata cara penyajian yang menarik, enak, dan sehat  baik berupa minuman olahan.
  2. Menu makanan baru yang sehat dan bergizi  bagi semua orang
  3. Menarik minat bagi orang yang kurang menyukai tebu dan buah


D. KEUNGGULAN PRODUK
Keunggulan dari produk ini yaitu:

      1. Memiliki 3 pilihan rasa yang dapat mengembangkan selera gizi Anda.
      2. mendapat Sertifikat Halal MUI dan Label Halal BP POM dan dinas Kesehatan
      3. Bahan produk yg higenis
      4. Tempat yang nyaman dan dapat bersuka ria dengan berfoto.


E.  Analisa Perkembangan Usaha

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi berkembang atau tidaknya usaha ini, yaitu :

  1. Munculnya kompetitor baru di bidang usaha yang sama karena usaha ini merupakan usaha baru dan relatif mudah untuk ditiru
  2. Lokasi merupakan faktor yang bisa menyebabkan bisnis ini berkembang atau tidak
  3. Inovasi merupakan hal yang sangat mempengaruhi karena inovasi bisa membantu memciptakan perbedaan atau kekhasan yang dapat menjadi kekuatan ‘Es Tebu Kyoto
  4. Promosi merupakan hal yang perlu diperhatikan mengingat bisnis ini merupakan bisnis baru di bidangnya
  5. Variasi menu makanan karena dengan bahan utama sayur dan buah diperlukan menu makanan yang variatif untuk menarik konsumen
  6. Tata cara penyajian menu makanan, hal ini dapat mendukung variasi menu makanan
  7. Pelayanan yang ramah, hal ini dapat meningkatkan keloyalan konsumen dan sebagai media promosi karena promosi yang paling baik adalah melalui mulut ke mulut, jika pelanggan puas dengan produk yang ditawarkan ditambah dengan pelayanan yang memuaskan maka cenderung untuk mengajak relasi lainnya   

F. Harga

Secara garis besar produk ‘Es Tebu Kyoto’ terbagi menjadi 2, yaitu :
1.Minuman olahan ringan : es buah seharga Rp.7000
2. minuman olahan Utama “ Es tebu+ buah Rp. 8000
G. Promosi
Beberapa strategi promosi yang dilakukan pada pemasaran produk ‘Warung Sehat’, yaitu :
a.       Pemesanan minuman olahan ringan untuk minum di tempat selama satu bulan gratis makanan ringan berupa keripik dan kacang-kacangan
b.      Penyebaran brosur dan leaflet di sekolah-sekolah, kampus dan factory outlet
c.       Pemasangan papan nama yang besar dengan nama ‘Es Tebu Kyoto’ yang besar dan berwarna cerah
d.      Pemasangan penerangan yang cukup mencolok pada malam hari
e.       Promosi tak langsung diharapkan melalui penyebaran dari mulut ke mulut

H. Teknologi dan Proses Produksi
a Teknologi
Teknologi yang digunakan cukup sederhana yaitu hanya berupa peralatan Penyaring tebu dan peralatan memasak biasa.

b.  Proses Produksi
Gambar 1 Proses Produksi
Aktivitas yang dilakukan meliputi proses mencari tebu dan buah-buahan serta bahan minuman lainnya, proses memasak, dan proses penyajian. Tebu dan buah didapat dari petani yang menanam tanamannya secara alami. Petani seperti ini terdapat di pringsewu dan tanggamus juga di sekitar tanjung bintang. Sehubungan tempat penjualan adalah di Bandar Lampung, sehingga tempat penghasil bahan utama tidak begitu jauh dari tempat penjualan. Proses mengolah minuman dilakukan dengan dua cara yaitu minuman diolah terlebih dahulu dan minuman baru diberi sentuhan akhir saat dipesan. Terakhir, proses penyajian adalah menyajikan hasil masakan berupa minuman dengan hiasan kepada pelanggan.

I. Peralatan dan Bahan Baku
Peralatan Utama yang digunakan, yaitu :
  1. 2 unit kompor gas
  2. 1 unit lemari pendingin
  3. 1 unit microwave
  4. 50 set peralatan makan terdiri dari piring, gelas, sendok, dan garpu
  5. 50 gelas minuman panjang
  6. 4 set meja dan kursi (4 meja dan 16 kursi)
Peralatan Pendukung yang digunakan, yaitu :
  1. Peralatan penyajian seperti sendok hias, sedotan hias, tusuk gigi, dan lain-lain
  2. Taplak meja
Bahan baku ‘Es Tebu Kyoto’ adalah tebu dan buah. tebu dan buah-buahan yang disediakan adalah tebu dan buah-buahan natural yaitu sayuran yang dikembangkan dengan tidak menggunakan zat-zat kimiawi seperti pupuk atau pembasmi hama. Tebu dan buah dikembangkan dengan menggunakan pupuk alami juga pembasmi hama alami termasuk juga memperhatikan pengelolaan tanah agar nutrisi di dalam tanah tidak habis dengan menanam tanaman dengan jenis berbeda.
Tebu dan buah didapat dari petani yang menanam tanamannya secara alami. Petani seperti ini terdapat di lembang juga di sekitar puncak. Sehubungan tempat penjualan adalah di Bandar Lampung, sehingga tempat penghasil bahan utama tidak begitu jauh dari tempat penjualan. Sedangkan bahan pendukung yaitu bahan-bahan pokok seperti roti, garam, es, dan lain-lain didapat dari pedagang lokal.
Kontinuitas suplai dijaga dengan menjalin kerja sama dengan petani tebu dan buah. Hal ini dikarenakan adanya ketergantungan suplai tebu dan buah yang ditumbuhkembangkan secara alami. Oleh karena itu, dengan adanya kerja sama diharapkan petani dapat dengan rutin mensuplai bahan utama yaitu tebu dan buah kepada ‘Es Tebu Kyoto’. Perjanjian kerja sama didukung dengan adanya kontrak secara tertulis dan membina hubungan yang saling menguntungkan. Petani mensuplai ‘Es Tebu Kyoto’ tebu dan buah berkualitas secara berkelanjutan dan ‘Es Tebu Kyoto’ akan memesan bahan baku utama hanya melalui petani-petani yang menjalin kerja sama. Jika petani-petani tersebut berhalangan dalam penyediaan bahan baku, maka ‘Es Tebu Kyoto’ berhak untuk membeli dari sumber lain.

J. PERENCANAAN BIAYA

Calculation Planning
COST
Modal Sendiri
Rp. 7.000.000
Modal Orangtua+kelurga
Rp.8.000.000
Tempat penyewaan
Rp. 6.000.000
Tebu
100 ikat = Rp.100.000
Buah
Rp.100.000
Gaji karyawan 2 orang
Rp.750.000
Es Tebu+ Buah
Rp. 8000
Es tebu murni
Rp. 7000










Uraikan kegiatan yang akan dilakukan dari start sampai running operation, jadwal implementasi :
Adapun kegiatan yang akan dilakukan yaitu :
Fase
Tanggal
Kegiatan

Perencanaan
1 Februari 2018
Eksplorasi dan Penyiapan menu

7 Februari 2018 s/d 13 Maret 2018
Pembelian asset seperti tempat, peralatan masak, peralatan makan, meja kursi, dll

1 Maret 20018
Pencarian tenaga kerja

10 Maret 20018
Percobaan Menu Final

13 Maret 20018
Pembuatan media promosi
Pelaksanaan
17 Maret 20018
Pembukaan Perdana ‘Warung Sehat’

17 Maret 20018 s/d 17 April 2008
Promosi
Kontrol
17 April 20018 s/d seterusnya
Monitoring kegiatan penjualan, menu dan promosi


                                                                 




















BAB III
KESIMPULAN



A. KESIMPULAN

Dengan dibuat perencanaan ini diharapkan dapat membuat usaha es tebu kyoto yang lebih baik dan lebih dapat dikembangkan ke dalam kuliner yang berkualitas. Bahan-bahan pun dipilih yang sesuai agar tak ada kecacatan dan ke kecewaan di antara pelanggan
Penghitungan pengeluaran juga dibutuhkan agar nanti perencanaan dana keluar dapat dihitung dan memperkecil kerugian.

MyBlog : http://estebukyoto.blogspot.com/





















CONTOH PRODUK



Kotak Teks: 1. Es Tebu Kyot+Buah Lemon2. Es Tebu Kyoto Murni

download (2).jpg
3. Es Tebu Bubble  


                        

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fanny Wants To Be A Daisy Flowers ( Bagian Pertama )

🌲 16.00.🌲

"Suryakanta, Temukan Kehangatan Seperti Matahari Terbenam yang Memeluk Bumi". ( Ricky Prabowo)