Masih
Dulu sewaktu kecil, aku bermain di daerah panjang, lampung. Bertempat dirumah saudara namanya Mang Jahri. Suatu ketika saat itu aku menaiki sepeda dan sepeda nya sudah tua. Beliau bilang sepeda itu sudah tak bisa berjalan . "Sepeda itu rusak , gak bisa jalan nanti mau dibenerin" kata beliau dan Kudengar cerita bahwa sepeda itu menemani beliau semasa hidup kemanapun.
Bisa jadi, saat itu beliau pergi selalu dengan sepeda dari jaman dahulu hingga saat ini. Suatu ketika juga aku pernah ingin kepantai karena rumahnya dekat dengan pantai. Alhasil aku kesana, bersama keluarga. Diingatkan ini aku melihat pantai senang hati rasanya karena aku bahagia bisa lihat pantai. Ditemani oleh istri mang Jahri.
Tibalah saat pulang, aku ingin mandi. Lalu ditunjukkan kamar mandi yang bagi pandangan mata anak kecil ini sangat luas. Aku mandi ditempat itu, airnya keluaar deras dan segar. Saat itu aku senang karena rasanya nyaman disana baik saat liburan lebaran atau hanya Silahturahmi makan kue. Setelah mandi aku berpakaian dan diberikan handuk oleh istri beliau.handuk nya lama aku enggan Memakainya tapi bagaimana lagi sudah tak ada handuk lagi. Jadi kugunakan sebaik mungkin.
Sebenarnya, aku telah merasakan bahwa akan kehilangan mang Jahri dan kenangan sejarah beliau yang pernah diceritakan padaku. 6 bulan lalu tepatnya. Ingin rasanya aku bermain dan mampir mengobrol bersama beliau lagi. Semoga Allah merahmati mang jahri dengan pahala dan ampunan dosa. AAMIIN. Salam sayang dan rinduku pada mu mang Jahri. Yang kuanggap kakek ke 2 ku.
Komentar
Posting Komentar